Yuk Ketahui 7 Jenis Potongan Daging Untuk Steak

Intip Kebiasaan Orang Jepang Agar Awet Muda
Yuk Pelajari 8 Kebiasaan Orang Jepang Agar Awet Muda!
Oktober 20, 2017
5 Chef Pria Paling Top di Indonesia
Ini dia 5 Chef Pria Paling Top di Indonesia
Oktober 20, 2017
Show all
Jenis Potongan Daing untuk Steak

Jenis Potongan Daing untuk Steak

Steak adalah salah satu jenis makanan western yang cukup populer di Indonesia. Semua orang yang hobi makan steak, tentu tahu ada seni memakan steak. Nah, untuk anda yang belum mengerti seni dalam memakan steak, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah bisa memilih dan membedakan daging steak sesuai selera dan budget tentunya. Yuk simak ulasan mengenai jenis potongan daging untuk steak berikut ini:

  1. Sirloin

Sirloin, Jenis Potongan Daging Untuk Steak

Sirloin, Jenis Potongan Daging Untuk Steak (Image source : unsplash.com)

Jenis potongan daging untuk steak yang pertama adalah sirloin. Ini merupakan daging sapi has luar yang terletak di bagian punggung luar dekat paha belakang. Posisi ini membuat sirloin bertekstur keras dan alot saat dimakan. Sirloin juga bisa dibilang lebih keras dibanding tenderloin dan rib eye.

Meski begitu, sirloin memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan bagian daging lain. Biasanya, sirloin memiliki lapisan lemak yang menempel pada sekeliling daging atau hanya pada salah satu sisinya.

  1. Tenderloin

Tenderloin, Jenis Potongan Daging Untuk Steak

Tenderloin, Jenis Potongan Daging Untuk Steak (Image source : cookinglight.com)

Potongan daging untuk steak yang satu ini cukup populer khususnya di kalangan foodies yang menghindari makanan berlemak. Hal ini karena tenderloin hanya memiliki kandungan lemak sedikit dan teksturnya sangat lembut serta empuk. Sayangnya, tenderloin memiliki rasa yang kurang nendang karena kandungan lemaknya yang sedikit.

Daging ini diperoleh dari bagian tengah rusuk di dekat otot besar yang berada dekat dengan otot besar tepat di depan panggul sapi. Tenderloin juga memiliki nama lain seperti daging has dalam, fillet, filet mignon, chateaubriand (jika potongan daging besar), tournedo (jika potongannya diperoleh dari bagian tenderloin dekat dengan rib eye). Sebagai informasi tambahan, tenderloin memiliki bentuk yang paling kecil di antara potongan daging sapi lain.

Anda bisa membeli tenderloin lokal dengan harga sekitar Rp. 100.000 per kg dan Rp. 140.000 per kg untuk tenderloin impor.

  1. Rib Eye

Rib Eye, Jenis Potongan Daging Untuk Steak

Rib Eye, Jenis Potongan Daging Untuk Steak (Image source : crystalrivermeats.com)

Jenis potongan yang satu ini memiliki banyak nama sebutan lain seperti iga, market steak, spencer steak, filet scotch, beauty steak dan Delmonico steak. Rib eye sendiri letaknya tepat menempel pada rusuk sapi. Biasanya anda bisa menemukan rib eye dijual di supermarket dengan dua pilihan yaitu tanpa tulang (boneless) dan dengan tulang (bone-in).

Rib eye ini cukup difavoritkan oleh kalangan pecinta steak. Ini karena dagingnya yang sangat lembut, lebih berlemak dan lebih juicy. tapi ingat, lemak pada rib eye ini membuat daging lebih lezat dan beraroma. Selain steak, rib eye juga bisa diolah menjadi krengsengan ataupun sop. Harga pasaran untuk rib eye lokal adalah Rp. 45.000 per kg dan Rp. 70.000 per kg untuk rib eye impor.

  1. Strip

Strip, Jenis Potongan Daging Untuk Steak

Strip, Jenis Potongan Daging Untuk Steak (Image source : horizonfoodswest.com)

Jenis potongan daging untuk steak selanjutnya adalah strip. Bagian ini juga memiliki nama lain seperti Kansas City strip, New York strip, contre-filet dan shell steak. Potongan ini diperoleh dari bagian tengah rusuk sapi. Dari segi rasa, strip cukup mirip dengan rib eye namun masih jauh lebih juicy rib eye. Tekstur strip agak kenyal tapi lebih mudah dipotong dan dimasak.

Potongan daging steak jenis ini banyak digunakan oleh steakhouse-steakhouse di dunia. Anda berminat membeli strip? Tenang, anda sudah bisa membeli strip lokal dengan harga Rp. 50.000 per kg dan strip impor dengan harga Rp. 80.000 per kg. Faktanya, anda juga bisa membeli strip dengan tulang ataupun tanpa tulang.

  1. T-Bone

T Bone Jenis Potongan Daging Untuk Steak

T Bone Jenis Potongan Daging Untuk Steak (Image source : debragga.com)

Jenis potongan daging steak selanjutnya adalah T-Bone atau beberapa orang juga menyebutnya sebagai porterhouse (jika bagian tenderloinnya lebih besar). T-Bone ini berasal dari ujung depan rusuk sapi yang merupakan kombinasi antara strip dan tenderloin. Asal muasal nama T-Bone adalah bentuk tulang tempat mengambil daging yang menyerupai huruf T.

Steak yang menggunakan daging ini memiliki rasa seperti tenderloin tapi  ada sensasi juicy ala-ala strip. Anda bisa membeli T-Bone lokal dengan harga sekitar Rp. 70.000 per kg dan T-Bone impor dengan harga sekitar Rp. 100.000 per kg.

  1. Flank atau Sancan

Flank Jenis Potongan Daging Untuk Steak

Flank Jenis Potongan Daging Untuk Steak (Image source : fritosandfoiegras.com)

Bagian ini diambil dari otot perut sapi. Dagingnya berbentuk datar dan panjang. Teksturnya kurang lunak dan terasa sedikit keras saat dikunyah. Sebaiknya anda memilih tingkat kematangan rendah (half-cooked) saat memesan steak jenis ini. Anda yang memiliki masalah di bagian gigi sepertinya juga harus menghindari steak ini.

Di Perancis, flank dimasak mentah untuk disajikan sebagai bavette. Sedangkan di Indonesia, flank lebih sering diolah menjadi oseng-oseng daging sapi.

  1. Chuck

 

Chuck Jenis Potongan Daging Untuk Steak

Chuck Jenis Potongan Daging Untuk Steak (Image source : greatbritishmeat.com)

Potongan daging chuck adalah daging sapi yang berasal dari bagian leher hingga atas paha depan. Bentuk potongannya adalah segi empat dengan ketebalan antara 2-3 cm. Untuk mengolah chuck menjadi steak yang lezat, anda harus memukul-mukul dagingnya dan memanggang sebentar agar tekstur dagingnya lebih empuk. Sebenarnya, chuck akan lebih cocok jika diolah menjadi bakso atau hamburger.

Anda yang berminat untuk membuat steak sendiri di rumah, tentu peralatan di dapur mulai dari panggangan hingga kompor gas harus menggunakan produk kualitas terbaik. Peralatan dapur terbaik akan membuat hasil masakan Anda berada di level sempurna.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda semua.

(Visited 180 times, 1 visits today)

Sign Up For More Article Like This

Comments are closed.